Monumen Bajra Sandhi, Tempat Mengenang Para Pejuang Di Bali

monumen bajra sandhiWah … sudah bulan Agustus nih travelers. Sebentar lagi negeri kita tercinta akan memasuki usia 70 tahun sebagai negeri yang merdeka. Kita patut mengucapkan terima kasih kepada para pejuang yang telah membawa negeri kita pada masa kemerdekaan sehingga kita tak perlu merasakan bagaimana disiksa dan diperbudak di negeri sendiri. Kita pun patut meneruskan perjuangan mereka demi mencapai Indonesia yang benar-benar merdeka dan maju. Dan dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia dan mengenang para pahlawan, kita bisa mengunjungi makam mereka ataupun berkunjung ke museum dimana kita bisa belajar bagaimana beratnya perjuangan yang dilakukan para pejuang kala itu. Salah satu temapat yang bisa travelers kunjungi adalah Monumen Bajra Sandhi yang berlokasi di pusat ibukota Denpasar, yakni di kawasan Ranon. Lokasinya pun tak terlalu jauh dari kantor Gubernur Bali dan gedung DPRD Bali, Niti Mandalah Renon, sehingga dengan mudah bisa travelers datangi.

GATE2Tak bisa dipungkiri bahwa semua daerah di Indonesia begitu bersemangat berjuang melawan penjajah. Hingga sejumlah daerah terlibat dengan perang besar yang begitu dramatis. Salah satunya adalah Perang Puputan yang berlangsung di Bali. Dan Monumen Bajra Sandhi merupakan tempat yang menyimpan sejarah betapa kerasnya perjuangan yang dilakukan masyarakat Bali dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan ini dimulai sejak masa kerajaan hingga masa dimana perjuangan telah terorganisir secara nasional. Karenanya Monumen Bajra Sandhi juga disebut dengan Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Nama Bajra Sandhi sendiri diambil dari bentuk monumen tersebut yang menyerupai genta suci yang digunakan para pendeta Hindu dalam upacara keagamaan ataupun pembacaan mantra weda. Dimana bajra berarti genta sementara sandhi berarti suci sehingga Monumen Bajra Sandhi bermakna monumen yang suci, sesuci perjuangan yang dilakukan rakyat Bali.

museum_perjuangan_rakyat_bali_18Daya tarik Monumen Bajra Sandhi bukan hanya karena lokasinya yang strategis dan berdekatan dengan lapangan bola, namun karena monumen ini nampak begitu terawat dengan baik dan berih. Arsitektur khas Bali yang dimiliki monumen ini menjadi nilai tambah selanjutnya selain keberadaan museum di dalam monumen tersebut. Di atas tanah seluas 138.830 m² tempat monumen tersebut berdiri merupakan lokasi dimana perang puputan berlangsung. Tak hanya sebagai tempat untuk mengenang jasa para pahlawan Bali, namun tempat ini juga menjadi tempat untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan bagi generasi penerus untuk berjuang membangun negara ini dan menjaga keutuhan Indonesia tercinta. Untuk mengingat hari kemerdekaan Indonesia pun diabadikan dengan keberadaan 17 anak tangga di pintu utama dengan 8 buah tiang dalam gedung monumen setinggi 45 meter tersebut. Arsitektur Bali yang dipilih menunjukan bahwa Monumen Bajra Sandhi juga menjadi tempat untuk melestarikan budaya Bali.

diorama di bajra sandhiDr. Ida Bagus Mantra, Gubernur Bali yang memimpin di tahun 1980, merupakan sosok penting dalam pendirian Monumen Bajra Sandhi. Berkat ide beliaulah kemudian dilakukan sayembara desain untuk monumen tersebut. Ida Bagus Yadna, seorang mahasiswa Jurusan Arsitketur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana, berhasil memenangkan sayembara tersebut. Hingga kemudian di tahun 1988 dilakukan peletakan batu pertama. Pembangunan monumen tersebut selesai pada tahun 2001 dan satu tahun kemudian mulai dilakukan pengisian diorama apda museum sekaligus penataan linglingan. Dan di tahun 2003, Monumen Bajra Sandhi dan museumnya mulai diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarno Putri dan bari dibuka untuk umum pada 1 Agustus 2004. Jadi tahun ini adalah tahun ke-11 Monumen Bajra Sandhi dibuka untuk masyarakat luas.

Aerial_view_of_Bajra_Sandhi_Monument_Denpasar_Bali_IndonesiaDengan mengusung konsep Hingu Lingga Yonidan yang diambil dari cerita Adiparwa, bangunan Monumen Bajra Sandhi dibangun berbentuk lingga pada bangunan utamanya dengan yoni sebagai dasarnya. Penggunaan Lingga Yoni ini merupakan penggambaran dari pertemuan antara purusa (pria) dengan pradana (wanita). Dapat pula diartikan sebagai pertemua antara kekuatan positidf dan negatif ataupun pertemuan antara langit dan bumi sebagai lambang dari kesuburan. Ada 33 diorama di monumen seluas 4.900 m² yang menunjukkan perjalanan sejarah perjuangan dari masa pra sejarah hingga mencapai masa kemerdekaan. Ada pula lukisan pahlawan dari Bali, I Gusti Ngurah Rai beserta pasukannya dalam beberapa adegan perang. Monumen Bajra Sandhi juga dilengkapi dengan perrpustakaan yang memuat buku-buku sejarah dan juga area souvenir serta tempat makan. Dari atas menara, travelers bisa menikmati pemandangan Kota Denpasar secara keseluruhan. Yuk, kita mengenang para pahlawan dengan mengunjungi Monumen Bajra Sandhi hanya dengan tiket masuk sebesar Rp 2.000 bagi dewasa dan Rp 1.000 untuk anak-anak. Monumen ini buka setiap Senin-Jum’at mulai pukul 08.00-17.00 dan Sabtu-Minggu mulai pukul 09.30-17.00.

Refrensi:

http://www.anythingbali.com/kenangan-pejuang-bali-di-monumen-bajra-sandhi/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *