Menikmati Tari Barong Di Batubulan

barong-danceKesenian Bali menjadi salah satu daya tarik pulau ini untuk membuat para wisatawan bertandang dan menghabiskan waktu mereka di sini. Beragam kesenian yang ada di Bali tampak begitu unik dan terjaga sehingga siapa siaja bisa menikmatinya. Salah satunya adalah kesenian tari barong yang hampir mirip dengan tari barongsai dari China. Namun tari barong Bali memiliki beberapa jenis dengan karakteristik yang jauh lebih kompleks dan diriingi dengan musik gamelan batel. Barong Bali merupakan perwujudan dari kebaikan melawan keburukan yang digambaarkan melalui karakteristik pemainnya yang bernama Barong, Rangda, kera, Dewa Kunti beserta anaknya, Sadewa, dan beberapa pengikut Rangda.

barongTari yang berasal dari zaman Pra-Hindu ini bersumber dari mitos masyarakat Bali mengenai Ratu Gede Mecaling yang menguasai Lautan Selatan Bali. Ratu yang digambarkan memiliki sosok hitam, tinggi, besar, dan bertaring merupakan pemimpin dari makhluk halus yang kerap mengganggu masyarakat. Oleh karenanya, untuk mengusir para makhluk halus dibuatlah tiruan Sang Ratu yang kini disebut Barong. Selain untuk mengusir para makhluk halus, tari barong juga digunakan untuk menangkal bencana dan mengusir kesialan serta digunakan dalam rangkaian upacara.

barong-ketAda tujuh jenis barong di Bali, yakni barong barong ket atau ketket dan sering dijumpai dalam pertunjukkan karena memiliki gerakan tari yang kompleks. Barong berbentuk macan, singa ataupun sapi ini memiliki tubuh yang terbuat dari kulit dan berhiaskan kaca cermin. Sedangkan kepalanya terbuatnya dari ijuk dan perasok yang merupakan serat daun pandan. Selanjutnya ada barong babi yang memiliki berntuk seperi babi jantan dewasa dan kerap ditampilkan pada upacar Galungan-Kuningan. Ada pula barong landung yang bentukya seperti manusia namun memiliki tinggi dua kali manusia dewasa.barong-kedingkling

Barong dengan bentuk macan terkenal dengan nama barong macan dan tidak hanya diiringi gamelan batel namun juga dramatari Arja atau opera tradisional Bali. Barong Kedingling memiliki bentuk yang berbeda dengan barong pada umumnya karena penarinya mengenakan topeng. Barong yang juga disebut dengan Barong Nong Nong Kling atau Barong Blasblasan banyak dijumpai di daerah Gianyar, Bangli, dan Klungkung. Ada pula beberapa barong yang cukup langka dan dikeramatkan seperti barong gajah, barong asu atau anjing dan barong brutuk yang hanya dijumpai di daerah Trunyan.

barong batubulanJika anda ingin menyaksikan pertunjukkan tari barong meski tidak ada upacara, maka anda perlu untuk mengunjungi Desa Batubulan. Di desa yang berjarak 10 km dari Denpasar atau sekitar 20 menit perjalanan ini berada di Kecamatan Sukawati, Gianyar dan menjadi pintu gerbang Gianyar. Di Desa Batubulan, tari barong kerap ditampilkan di pagi hari, tepatnya pukul 09.30 setiap harinya. Sementara di malam hari, desa ini menampilkan pertunjukan tari kecak yang merupakan salah kesenian Bali yang lain. Desa yang awalnya desa agraris dan kerajinan kini telah menjadi desa budaya yang begitu populer dikalangan wisatawan dengan penampilan tari barongnya.

patung di batubulanPuas menikmati pertunjkan tari barong, anda bisa berbelanja beberapa pahatan dan souvenir yang lain karena Desa Batubulan merupakan sentra kerajinan patung. Anda bisa menyaksikan sejak masuk ke desa ini beberapa art shop yang memajang hasil karya mereka. Berbagai jenis patung dan ukiran untuk rumah ataupun kantor bisa anda temukan di sini. Patung-patung kreasi masyarakat Batubulan bahkan telah diekspor ke luar negeri. Anda bisa menggunakan paket tour ke Bali untuk memberikan anda kemudahan dalam mengunjungi tempat menarik ini sembari melihat tari barong dan berbagai pahatan patung. Dengan bergabung ke paket tour anda bisa merencanakan perjalanan anda lebih baik sehingga tidak ketinggalan pementasan tari barong Desa Batubulan.

Simak pula ulasan tentang Tari Barong dan Tari Kecak di sini.

Refrensi:

  • http://www.anythingbali.com/tari-barong-kesenian-bali-dari-masa-pra-hindu/
  • http://www.balitoursclub.com/berita_48_Batubulan_-_Tari_Barong.html

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *