Cantiknya Air Terjun Singsing yang Bikin Tenang

Air_Terjun_Singsing_2Jalan-jalan ke Buleleng kita memang akan sering disuguhi dengan beragam potensi wisata alam yang begitu menakjubkan. Meski lokasinya yang berbatasan dengan laut Jawa dan memiliki garis pantai yang mencapai 144 km, nyatanya tak membuat daerah ini hanya memiliki pantai yang cantik namun juga memiliki air terjun yang indah. Dari sekian banyak potensi wisata yang ada di Buleleng hanya sebagian kecil yang sudah terkelola dengan baik. Sisanya masih dalam kondisi yang alami yang semakin menarik untuk dijelajahi. Misalnya saja wisata Air Terjun Singsing yang ada di Banjar Labuhan Haji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Wisata yang berada tak jauh dari Pantai Lovina ini, sekitar 3 km perjalanan, masih dikelola secara swadaya oleh penduduk sekitar. Meski demikian air terjun ini cukup sering dikunjungi wisatawan karena keindahannya dan masih banyak lagi pesona yang ditawarkan oleh air terjun yang berjarak sekitar 13 km dari kota Singaraja.

air-terjun-singsing2Jika travelers berpikir nama air terjun ini berasal dari Bahasa Inggris karena keberadaan kata sing pada namanya, maka travelers keliru. Tidak ada satu pun yang mengetahui asal muasal nama air terjun dengan dua tingkatan ini. Terlepas dari makna namanya, Air Terjun Singsing bisa menjadi pilihan yang tepat jika travelers ingin melakukan trekking. Pasalnya karena masih dikelola secara swadaya, untuk menjangkau Air Terjun Singsing memang bukan hal mudah. Hanya kendaraan roda dua yang bisa masuk di Desa Tigawarsa. Karena desa ini merupakan pintu masuk untuk menuju ke air terjun yang berjarak sekitar 600 meter dari desa. Demgan menyusuri jalan setapak travelers diajak berpetualang untuk menemukan lokasi air terjun. Sementara jika ingin melanjutkan ke air terjun yang kedua maka travelers masih harus melanjutkan perjalanan dengan kondisi jalan yang lebih terjal dibandingkan kala menuju air terjun yang kedua dengan menaiki tangga yang terbuat dari batu. Fisik yang kuat dan kehati-hatian diperlukan untuk bisa menikmati Air Terjun Singsing secara keseluruhan. Namun bagi yang menyukai tantangan dan penasaran dengan keindahan Air Terjun Singsing semua perjuangan tersebut rela mereka lakukan demi mendapatkan apa yang mereka sebut dengan kepuasan. Aplaagi di sepanjang perjalanan, travelers akan ditemani dengan pemandangan yang indah dan hijau dari kebun-kebun penduduk.

AT Singsing-19Mumpung masih musim kemarau jangan lewatkan untuk mengunjungi air terjun ini dalam tour Bali kalian. Pasalnya lebih aman mengunjungi air terjun ini pada musim kemarau. Selain akses jalan yang kering dan tidak licin, volume air terjun juga sedang menurun sehingga travelers bisa menikmati keindahan Air Terjun Singsing lebih leluasa. Air Terjun Singsing memiliki ketinggian hingga 12 meter dengan kedalaman kolam mencapai hingga 3 meter. Itu masih air terjun yang pertama. Sementara untuk air terjun  yang kedua tingginya dua kali dari air terjun yang pertama atau 24 meter. Kolam air terjun yang  kedua juga lebih dalam mencapai 5 meter dengan sebuah batu besar yang berada di tengah sehingga memecah terjunan air terjun menjadi dua. Rasakan kesegaran aliran Air Terjun Singsing dengan mandi di dalamya. Air terjun ini juga menjadi lokasi yang tepat untuk bersantai dan menyepi. Terutama buat travelers yang ingin rehat sejenak dari rutinitas dan masalah yang menyita pikiran. Pemandangan hijau yang mengelilinggi air terjun cukup menyejukkan dengan ditemani suara kicau burung yang merdu.

lovina-beach-baliBerwisata ke Air Terjun Singsing travelers tidak hanya ditemani dengan pemandangan air terjun dan perbukitan saja namun travelers juga bisa menikmati indahnnya Pantai Lovina dari kejauhan. Selain berwisata alam, travelers juga bisa melakukan wisata sejarah dimana terdapar sebuah monumen yang berada tak jauh dari air terjun. Pada awalnya monumen ini dibangun oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1868 sebagai bentuk peringatan terhadap perwira Belanda yang tewas dalam pertempuran. Namun kemudian monumen ini dihancurkan oleh penduduk sekitar pada tahun 1956 karena menolak penjajah. Tetapi di tahun 1992 monumen ini justru kembali dibangun oleh Pemda Kabupaten Buleleng. Bukan sebagai penghormatan kepada perwira Belanda tersebut melain justru penghormatan kepada rakyat Buleleng yang berhasil membunuh perwira tersebut. Asikkan, sambil berwisata alam kita juga bisa mendapatkan pengetahuan sejarah perjuangan di Buleleng. Jadi jangan lewatkan untuk liburan di Air Terjun Singsing ya, terutama sepulang dari lihat dari Pantai Lovina.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *