Bersantai Ala Raja Di Tirta Gangga

TirtaganggaKabupaten Karangasem memang istimewa. Di sini travelers bisa melihat sejumlah peninggalan Kerajaan Karangasem yang merupakan kerajaan Hindu terbesar di Bali. Tak hanya itu, kekuasaan Kerajaan Karangasem bahkan juga menyentuh hingga ke pulau tetangga, Lombok. Berkat kekuaasaan kerajaan ini pula yang menjadikan budaya di Lombok menjadi semakin beragam dan juga membantu penyebaran agama Hindu di Lombok. Sebagai kerajaan yang cukup besar, Karangasem memiliki banyak bangunan bersejarah yang megah dengan arsitektur yang menakjubkan. Kemegahan bangunannya juga dipadukan dengan keindahan alamnya yang masih lestari. Hal inilah yang menjadi daya tarik utama dari Kabupaten Karangasem dimana travelers bisa melakukan wisata sejarah sembari menikmati wisata alam yang menyejukkan sekaligus belajar arsitektur Bali yang mengagumkan. Dan salah satu tempat yang bisa travelers kunjungi untuk akhir pekan ini adalah taman air Tirta Gangga. Taman air ini bisa jadi pilihan yang pas buat travelers yang pengen rehat dan bersantai di tempat yang tenang dengan pemandangan menakjubkan.

anak-agung-anglurah-ketut-karangasemTaman air Tirta Gangga merupakan salah satu tempat peristirahatan untuk Raja Karangasem yang dibangun oleh raja terakhir, I Gusti Bagus Djelantik atau yang juga dikenal dengan nama Anak Agung Anglurah Ketut Karangsem. Taman air ini berlokasi tepat di bawah kaki Gunung Agung, yakni di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Dengan lokasinya tersebut, tak heran jika udara di sekitar taman air Tirta Gangga cukup sejuk. Meski demikian, taman air ini cukup mudah dijangkau karena memang lokasinya yang berada di pinggir jalan raya Amlapura yang akan menuju Singaraja. Jika dari Denpasar, taman air ini hanya berjarak 100 km. Taman air Tirta Gangga merupakan salah satu tempat wisata di Bali yang sering dikunjungi loh travelers. Sampai-sampai taman air Tirta Gangga tahun lalu memperoleh sertifikat keunggulan pertama dari Tripadvisor.com, sebuah situs wisata terbesar di dunia.

taman ujungAnak Agung Anglurah Ketut Karangsem membangun taman air Tirta Gangga ini bersamaan dengan taman air Taman Ujung yang ada di Desa Tumbu sebagi tempat peristirahatan bagi raja dan keluarga. Taman air Tirta Gangga mulai dibangun pada tahun 1946 dengan bagian yang terdiri atas kolam renang, kolam ikan, menara air, dan tak ketinggalan sumber mata airnya. Nama Tirta Gangga berasal dari kata tirta yang berarti air dan gangga yang menunjuk Sungai Gangga di India yang disucikan oleh umat Hindu. Air yang ada di taman air Tirta Gangga juga kerap digunakan sebagai air suci dalam upacara keagamaan maupun upacara adat. Sayangnya di tahun 1963, keindahan bangunan taman air harus hancur lantaran terkenal letusan Gunung Agung yang berlangsung selama berbulan-bulan. Namun kemudian, taman air ini berhasil diperbaiki meski tidak bisa utuh sebagaimana bangunan asalnya.

tirtagangga2Lokasi yang dipilih Raja Karangasem untuk membangun taman air seluas 1,2 hektar ini memang benar-benar pas. Dengan lokasinya yang berada di bawah kaki gunung dan dikelilingi area persawahan yang luas, membuat pemandangan di sekitar taman air Tirta Gangga cukup menakjubkan. Udaranya yang segar dan kaya oksigen akan memenuhi paru-paru travelers yang selama sepekan harus terkena polusi. Kemudian travelers juga akan dimanjakan dengan pemandangan hijau yang menyejukkan mata dan bikin tenang. Apalagi dengan airnya yang begitu jernih, berasa liburan ala raja-raja deh. Air yang ada di taman air Tirta Gangga juga cukup segar dan sejuk. Selain itu debit mata airnya juga besar dan deras. Air yang ada di taman air Tirta Gangga berasal dari mata air rejasa yang menjadi sumber mata air untuk daerah barat ke timur. Mata air juga mengalir ke rumah-rumah penduduk loh. Jadi bisa dipastikan air di masyarakat sekitar taman air Tirta Gangga memiliki rasa yang sama dengan taman air ini.

tirta-ganggaPertama kali memasuki kawasan taman air Tirta Gangga, travelers akan disambut dengan kolam ikan yang dihiasi dengan patung prajurit yang memegang gada. Travelers bisa berjalan di petak-petak kecil seluas 50 x 20 meter persegi dengan bentuk segi enam yang saling berderet di atas kolam. Selanjutnya travelers bisa menuju menara air yang berada di tengah taman kecil. Taman berbentuk bundar tersebut juga berhiaskan sepuluh patung prajurit yang sama dengan yang ada di kolam ikan. Menara air ini memiliki bentuk yang menyerupai kuncup bunga teratai dan memiliki tinggi mencapai 10 meter. Bangunan menara ini pun memiliki bentuk yang sama dengan pura, yakni meru tumpang solas. Dari atas puncak menara, air mengalir dan jatuh dengan melewati setiap susunan tumpangnya terlebih dahulu. Sementara mata air rejasa terletak di sebelah kanan pintu masuk taman yang terlindung pohon beringin besar. Ada dua kolam renang yang cukup jernih di bawah mata air tersebut dengan salah satunya bisa digunakan untuk umum. Kolam renang yang terbuat dari batu padas ini di bagian baratnya bisa digunakan untuk anak-anak karena memiliki kedalaman yang tak seberapa. Dan para orang dewasa bisa menggunakan kolam yang dibagian timur.

tirtagangga1Selain berisi kolam-kolam air, taman air Tirta Gangga juga memiliki sebuah bale bengong dengan ukuran yang cukup besar dan bisa digunakan untuk bersantai sambil menikmati keindahan kolam. Tak hanya bale bengong ada pula restoran dan cottages yang bisa travelers gunakan untuk menginap. Namun travelers juga bisa menggunakan hotel murah di Bali untuk akomodasi dengan taarif yang lebih murah. Lebih murah lagi kalau ikut tour Bali kita yang dijamin bikin liburanmu makin mirip raja karena kenyamanannya namun tetap dengan harga murah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *