Akhir Pekan Seru Di Ubud, Part 2

Weekend_01Wah uda hari Sabtu nih. Yuk kita lanjut lagi jalan-jalan ke Ubudnya. Kali ini apa lagi ya yang bisa dilakuin di daerah dengan alamnya yang indah dan terkenal dengan seninya ini. Setelah minggu yang lalu kita bersepeda, melakukan yoga, berkunjung ke museum, belanja ukiran, dan melihat tingkah lucu para monyet, Ubud masih menyimpan sejuta aktivitas menarik untuk memberikan pengalaman seru dan mengasikkan bagi akhir pekan anda, diantaranya seperti yang di bawah ini.

1. Rafting Di Sungai Ayung

ayungrafting03Olahraga di Ubud tidak hanya bisa dilakukan dengan trekking, bersepeda, ataupun yoga tapi juga bisa dilakukan dengan melakukan arung jeram. Olahraga yang satu ini cukup memacu adrenalin namun juga memberikan pengalaman seru yang tak terlupakan. Apalagi dilakukan di Sungai Ayung yang merupakan sungai terpanjang di Bali dengan aliran sungainya yang mencapai 62.5 km. Dengan lokasinya yang berbatasan dengan Kabupaten Badung pada sisi barat dan Kabupaten Gianyar di sisi timur, membuat lokasi sungai ini cukup dekat dengan berbagai destinasi wisata, utamanya wisata di Ubud.

relief sungai ayungSelain aliran airnya yang deras, daya tarik lain arung jeram di Sungai Ayung adalah pemandangan alamnya yang menakjubkan. Selama dua jam berarung jeram, anda bisa menikmati pemandangan hutan tropis dengan berbagai binatangnya dan hamparan berpetak-petak sawah . Selain itu anda juga akan melalui air terjun dan melihat relief ramayana sepanjang 200 meter yang indah pada tebing sungai. Simak ulasan lengkap rafting Sungai Ayung di sini.

2. Wisata Kuliner

bridges restoLelah dan lapar setelah berarung jeram? Anda bisa berburu kuliner di Ubud yang menyajikan beragam kuliner khas Bali, Nusantara, hingga mancanegara. Anda yang muslin pun bisa dengan mudah menemukan berbagai restoran yang menyajikan kuliner halal seperti Warung Mina Ubud yang berada di Jl. Gunung Sari No.2 Ambengan Ubud atau Warung Balicow berada di Jalan Lungsiakan No IX, Kedewatan. Namun kala ke Ubud jangan lewatkan untuk menikmati sajian Bebek Bengil yang berada di Jl. Hanoman, Padang Tegal, Ubud. Sajian bebek goreng di restoran ini cukup terkenal dan telah ada sejak tahun 1990. Begitu terkenalnya restoran ini hingga sejumlah pejabat penting negara pernah bersantap di restoran yang didirikan oleh pasutri, Anak Agung Raka Dalem dan Agung Raka Sueni. Namun jika anda mencari tempat makan yang romantis, cobalah ke Bridges Bali yang ada di Jalan Campuhan, Ubud.

3. Belajar Memasak Makanan Bali

balinese-cooking-classBali juga terkenal dengan sejumlah kulinernya yang unik dan maknyuss … 🙂 Nah, jika anda tidak hanya ingin sekedar menikmatinya namun juga bisa mendapatkan pengalaman membuat kuliner tersebut, anda bisa mengikuti cooking class yang biasanya diadakan oleh sejumlah restoran dan  hotel yang ada di Ubud. Aktivitas ini cukup diminati oleh wisatawan mancanegara karena memberikan pengalaman yang cukup unik. Anda tidak hanya diajak memasak nmaun juga diajak berbelanja ke pasar tradisional dan memberli berbagai bahan yang dibutuhkan. Setelah proses belanjan anda pun mulai memasak beragam kuliner khas Bali seperti sate lilit ataupun Lawar. Sejumlah tempat cooking clas juga menyediakan kelas masak kuliner nusantara seperti gado-gado dan nasi goreng.

4. Menonton Tari Kecak

tari kecakTari Kecak merupakan tari tradisional Bali yang cukup terkenal hingga mancanegara. Tari dengan bunyi khas “Cak … Cak … Cak …” dari 50 hingga 150 penarinya ini menceritakan tentang Ramayana. Ada empat adegan yang dimainkan di tari yang juga dikenal dengan sebutan monkey dance ini. Namun yang paling menegangkan adalah ketika sampai pada tarian Sanghyang Dedari dan Sanghyang Jaran yang dimainkan setelah adegan ramayana. Pada tarian tersebut para penari dengan asiknya menari sambil dikelilingi api. Konon kabarnya mereka sedang dalam kondisi tidak sadar karena dimasuki roh. Di Ubud, ada sejumlah tempat yang menyajikan tarian ini dengan waktu yang berbeda setiap harinya. Anda bisa mengunjungi Padang Tegal Kaja, Pura Batukaru, Desa Junjungan, Pura Dalem Ubud, dan Jaba Pura Taman Sari.

5. Menutup Wisata Di Pasar Seni Tradisional Ubud

Pasar_Tradisional_Ubud_1Sudah puas berkeliling Ubud dan siap kembali ke rutinitas anda sehari-hari? Tapi sebelum anda beranjak meninggalkan Ubud, lebih baik anda datang terlebih dahulu ke Pasar Seni Tradisional Ubud. Karena jalan-jalan tidak lengkap jika tidak membawa oleh-oleh. Dan di Pasar Seni Tradisional Ubud anda bisa mendapatkan beragam souvenir khas Ubud dan Bali, mulai dari kaos, sandal, lukisan, patung, payung, gelang, dan yang lainnya. Harga yang ditawarkan cukup murah karena pedagang mengambil langsung dari pengerajin yang ada di Ubud. Asiknya lagi anda juga masih bisa menawarnya dengan harga yang anda inginkna. Dengan berkunjung ke Pasar Seni Tradisional Ubud, berarti tuntas sudah semua kegiatan yang bisa anda lakukan selama di Ubud. Semoga informasi ini bisa menjadi pertimbangan anda kala mengunjungi Ubud. Happy Weekend and Happy Holiday 🙂

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *